Konsultasi GRATIS!

Bantu Seorang Reporter Keluar! Perspektif Lebih LuasCarol Di Tomaso, Mph (Retired) Is - Jawaraspeed

olasi seorang reporter yang terjebak dalam situasi sulit atau berbahaya seperti yang sedang terjadi di Charlottesville, Virginia, pada Agustus 2017, mungkin akan menjadi tugas yang sulit.

Namun, membantu mereka keluar dan memberi mereka perspektif yang lebih luas akan memberi mereka kesempatan untuk meliput situasi tersebut dengan lebih baik.

Situasi yang terjadi di Charlottesville, Virginia, pada Agustus 2017, menjadi topik hangat di seluruh dunia.

Beberapa orang yang terjebak dalam situasi sulit atau berbahaya seperti yang sedang terjadi, mungkin akan menjadi tugas yang sulit.

Namun, membantu mereka keluar dan memberi mereka perspektif yang lebih luas akan memberi mereka kesempatan untuk meliput situasi tersebut dengan lebih baik.

Berbagai macam opini muncul ketika berita ini menjadi topik.

Sebagian orang mengecam tindakan kekerasan dan kebencian yang terjadi, sementara yang lain menyalahkan pihak yang mendukung kekerasan.

Seorang wartawan yang berada dalam situasi sulit atau berbahaya seperti yang sedang terjadi di Charlottesville, Virginia, pada Agustus 2017, mungkin tidak memiliki waktu atau kesempatan untuk memikirkan perspektif yang luas.

Namun, membantu mereka keluar dan memberi mereka perspektif yang lebih luas akan membantu mereka untuk meliput situasi tersebut dengan lebih baik.

Mengingat berita yang sedang terjadi, sangatlah penting untuk memberi para wartawan kesempatan untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas.

Dengan cara ini, mereka dapat memperoleh berbagai macam perspektif dan menyajikannya kepada pembaca dengan cara yang lebih objektif.

Membantu seorang reporter keluar!

*Wartawan Amerika Walter L.

Liggett dikutip mengatakan bahwa ada dua jenis liputan perang- 'barang bagus' dan 'sampah masuk'.

Dalam karya ini, Liggett menyarankan agar beberapa jurnalis cenderung hanya menulis tentang bencana, kekejaman, dan peristiwa berbahaya yang terjadi di dunia.

Namun, tidak semua insiden ini layak diberitakan-beberapa sepele dan tidak relevan.

Dengan cara yang sama, beberapa orang hanya melihat aspek negatif dari kehidupan dan memiliki pAndangan yang menyimpang tentang dunia.

Ketika orang-orang seperti itu menulis tentang hal-hal ini, mereka cenderung membuat keadaan terlihat jauh lebih buruk daripada yang sebenarnya.

Untuk membantu mereka, mari pertimbangkan beberapa poin ini dari perspektif yang lebih luas.

SALAH SATU CARA UNTUK MEMPERLUAS PERSPEKTIF ADALAH DENGAN MEMBACA KARYA-KARYA YANG TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN BERITA.

Salah satunya adalah Bantu Seorang Reporter Keluar! oleh Carol Di Tomaso, Mph- salah satu pilot wanita pertama Amerika Serikat selama Perang Dunia II.

Seperti judulnya, karya ini berfokus pada seorang reporter yang baru saja dikirim untuk berperang di luar negeri.

Meskipun dia awalnya bersemangat dengan peran barunya, dia segera mulai mempertanyakan keputusannya.

Dia menyadari bahwa dia tidak akan mengerti apa yang terjadi di sekitarnya atau menulis tentangnya dengan cerdas.

Alih-alih melukis gambaran indah tentang kehidupan perang atau mengagungkan patriotisme, dia harus memberikan penilaian yang jujur ​​tentang situasinya.

Tidak ada yang benar-benar memahami atau menulis cerdas tentang mata pelajaran ini tanpa keluar dari zona nyamannya.

Sangat mudah untuk fokus pada hal negatif saat meliput bencana dan peristiwa keras lainnya- tetapi pendekatan ini selalu membuat keadaan terlihat jauh lebih buruk daripada yang sebenarnya.

Saat menulis tentang patriotisme atau kekejaman perang, lebih baik melangkah keluar dari zona nyaman Kamu dan pertimbangkan perspektif reporter yang lebih luas!

Dalam nada yang sama- pertimbangkan Bantu Seor … dari perspektif ini: Saat membaca tentang kesulitan yang dihadapi tentara di zona pertempuran , mudah untuk fokus pada aspek negatif perang.

Namun, ini adalah sudut pKamung yang sangat terbatas - mirip dengan melihat cerita bencana dari perspektif sepihak yang tidak wajar.

Untuk melihat peristiwa ini dari perspektif yang lebih luas, pertimbangkan perspektif Walter Liggett tentang liputan perang.

Menulis untuk The New York Times selama Perang Dunia II, dia meliput kedua sisi konflik Eropa sebagai bagian dari pasukan Sekutu Amerika.

Dari sudut pKamung ini, mudah untuk melihat tindakan dan kekejaman kedua belah pihak secara langsung.

Namun ketika meninjau artikelnya nanti, Liggett mengamati bahwa artikel tersebut dirusak oleh bias anti-Amerika.

Dia merasa patriotisme Amerika telah membutakannya terhadap beberapa kebenaran tentang tindakan negaranya dalam perang ini.

Apakah menulis tentang patriotisme atau kekejaman, mudah untuk melewatkan gambaran besar ketika menulis dari perspektif yang terbatas!

SELENGKAPNYA TONTON VIDEO INI
© Copyright 2023 Alamat Kp.Partel RT/03 RW/09 Cibatu Garut WEST JAVA Indonesia | WA +62816997967 jWS: Jawara Speed Jasa Optimasi Pagespeed + SEO Website Indonesia | Privacy Policy | Terms and Conditions | Disclaimer