Konsultasi GRATIS!

Tutorial Mudah Migrasi Website Ke VPS: Langkah Demi Langkah

Tutorial Mudah Migrasi Website Ke VPS: Langkah Demi Langkah

JawaraSpeed - Migrasi website ke Virtual Private Server (VPS) bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik website, terutama bagi mereka yang belum terbiasa dengan konfigurasi server dan teknologi terkait. 

Namun, dengan beberapa langkah mudah, migrasi website ke VPS bisa dilakukan dengan lancar dan tanpa mengalami masalah berarti. Dalam tutorial ini, saya akan membahas langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memigrasikan website ke VPS dengan mudah dan efektif. 

Transfer File Menggunakan SCP

Secure Copy Protocol (SCP) adalah protokol transfer file yang digunakan untuk memindahkan file antara satu mesin ke mesin lain melalui jaringan. SCP menggunakan enkripsi SSH (Secure Shell), sehingga transfer file dilakukan dengan aman.

SCP juga mendukung transfer banyak file sekaligus. Untuk mengirim file dengan SCP, Kamu perlu mengetik perintah "scp" di terminal, diikuti dengan path file yang ingin Kamu kirim dan alamat tujuan. Alamat tujuan dapat berupa alamat IP atau domain name, diikuti dengan path folder tempat file akan disimpan.

Setelah Kamu mengetik perintah dan mengirim file, SCP akan meminta Kamu memasukkan password SSH untuk autentikasi.

Baca Juga: Tools Membuat Artikel Otomatis Online Dan Gratis  

Transfer File Menggunakan FTP

FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mentransfer file antara perangkat. FTP biasanya digunakan untuk mentransfer file ke atau dari sebuah server. FTP mengizinkan pengguna untuk mengupload dan mendownload file antara perangkat yang berbeda dengan cepat dan mudah.

FTP menggunakan dua jenis koneksi, yaitu koneksi kontrol dan koneksi data, untuk mentransfer data antara perangkat. Koneksi kontrol digunakan untuk mengatur koneksi antara perangkat dan membantu mengirim perintah, sedangkan koneksi data digunakan untuk mengirim data yang sebenarnya.

Koneksi data ini dapat menggunakan mode aktif atau pasif, tergantung pada konfigurasi server FTP.

Transfer Database Menggunakan PhpMyAdmin

Untuk melakukan transfer database menggunakan PhpMyAdmin, pertama-tama buatlah database baru pada server tujuan. Kemudian, pada server asal, pilih database yang ingin Kamu transfer dan klik "Export". Pilih semua tabel yang ingin Kamu transfer dan pilih format file yang diinginkan.

Setelah eksport selesai, impor file tersebut ke database baru pada server tujuan melalui menu "Import". Pastikan untuk mengatur setiap opsi dengan benar, termasuk karakter set dan jenis data yang diimpor.

Setelah selesai, Kamu akan memiliki salinan database yang sepenuhnya di-transfer ke server tujuan.

 

Mungkin Kamu Membutuhkan Tools Kusus SEO dan Marketing Ini:

!BARU Tools Instant Artikel #Adsense!BARU Tools Riset Keyword PREMIUM!BARU Tools Perang SEO #1 Google!BARU Tools AGP Rewrite Artikel AI Robot!BARU Tools Scrape Data Shopee Gratis!BARU Tools Youtube Jadi ArtikelTools SEO Artikel PilarTools Backlink Building

 Transfer Database Menggunakan WP-CLI

Anda dapat mentransfer database menggunakan WP-CLI dengan mudah. WP-CLI adalah sebuah command-line interface yang dapat membantu Kamu mengelola website WordPress Kamu dengan lebih efisien. Untuk mentransfer database, gunakan perintah `wp db export` pada website sumber untuk membuat file SQL dari database Kamu.

Kemudian, gunakan perintah `wp db import` pada website tujuan untuk mengimpor file SQL dan melakukan transfer database. Pastikan untuk melakukan backup terlebih dahulu sebelum melakukan hal ini untuk menghindari kehilangan data yang tidak diinginkan.

Matikan Fitur Automatic Background Update

Untuk mematikan fitur automatic background update, Kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini. Pergi ke pengaturan aplikasi pada perangkat Kamu, cari aplikasi yang memiliki fitur automatic background update, kemudian matikan opsi tersebut.

Dengan mematikan fitur tersebut, Kamu akan dapat menghemat kuota internet Kamu dan mengurangi penggunaan daya baterai perangkat Kamu. Pastikan untuk memeriksa secara manual pembaruan aplikasi yang tersedia dan melakukan pembaruan hanya saat Kamu terhubung ke WiFi atau koneksi internet yang stabil.

Baca Juga: Cobain AI Writer Text Generator Buatan Indonesia 100% Unlimited  

Buat MySQL User Baru

Untuk membuat pengguna baru di MySQL, Kamu bisa menggunakan perintah CREATE USER di SQL. Misalnya, jika Kamu ingin membuat pengguna dengan nama "user1" dan sandi "password1", Kamu bisa menjalankan perintah seperti berikut:```CREATE USER 'user1'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password1';```Perintah di atas akan membuat pengguna baru dengan nama "user1" dan sandi "password1".

Pengguna baru ini memiliki hak akses secara default ke semua basis data di server MySQL. Namun, dia tidak memiliki akses ke tabel dan kolom secara langsung. Kamu dapat memberikan izin-izin akses kepada pengguna baru ini dengan perintah GRANT.

Buat MySQL Database Baru

Untuk membuat sebuah database baru di MySQL, pertama-tama kita perlu masuk ke dalam aplikasi MySQL menggunakan username dan password yang valid. Setelah berhasil masuk, kita bisa membuat database baru dengan menggunakan perintah "CREATE DATABASE", diikuti dengan nama database yang diinginkan.

Contoh perintahnya adalah:```CREATE DATABASE nama_database;```Setelah perintah dijalankan, database baru akan langsung terbuat dan siap digunakan. Kita bisa mengatur tabel-tabel di dalam database baru tersebut menggunakan perintah SQL untuk membuat tabel.

Sekian paragraf pendek mengenai membuat database baru di MySQL.

Baca Juga: Tools AI Untuk Membuat Rangkuman Tulisan GRATIS  

Impor Database Ke MySQL

Untuk mengimpor database ke MySQL, pertama-tama pastikan kamu sudah memiliki database yang ingin diimpor dan akses ke server MySQL yang dipilih. Kemudian, gunakan perintah "mysql" di terminal atau command prompt:```mysql -u username -p database_name < path_to_SQL_file```Ganti username dengan nama pengguna MySQL kamu, database_name dengan nama database yang ingin diimpor, dan path_to_SQL_file dengan jalur untuk file SQL yang berisi perintah SQL untuk membuat tabel dan mengisi data.

Setelah itu, masukkan password MySQL kamu dan SQL file akan diimpor ke database yang sudah ditentukan.

Import File Ke Server

Anda dapat mengimport sebuah file ke server melalui HTTP request dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti JavaScript. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan library Axios atau menggunakan API `fetch()`.

Berikut adalah contoh penggunaan Axios untuk mengimport sebuah file ke server pada saat melakukan HTTP request:```axios.post('https://www.contoh.com/import', fileData) .then(response => { console.

log('File berhasil di import'); }) .catch(error => { console.error(error); });```Catatan bahwa Kamu perlu mengganti alamat URL dengan alamat URL yang sesuai untuk mengimport file ke server Kamu.

Selain itu, variabel fileData harus berisi data dari file yang ingin di import ke server. Kamu juga dapat menggunakan API `fetch()` untuk mengimport file ke server dengan mengirimkan data melalui form-data multipart.

Aktifkan Situs Web

Untuk mengaktifkan situs web, Kamu perlu menyediakan alamat URL untuk situs tersebut dan membuka halaman dengan menggunakan browser web seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox. Pastikan bahwa alamat URL yang Kamu berikan telah aktif dan dapat diakses.

Setelah itu, Kamu dapat membuka halaman situs web tersebut dengan mengetikkan alamat URL pada kolom pencarian di browser web yang Kamu gunakan dan menekan tombol "Enter" pada keyboard. Halaman situs web akan muncul dalam beberapa saat jika situs tersebut aktif dan terhubung ke internet.

Akhir Kata

Dalam melakukan migrasi website ke VPS, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan secara berurutan. Pertama, pastikan untuk membackup seluruh data dan file yang ada di website sebelum dilakukan migrasi.

Selanjutnya, beli atau sewa VPS yang memenuhi kebutuhan website dan lakukan setting untuk VPS tersebut. Setelah itu, install server yang dibutuhkan dan konfigurasikan server tersebut agar dapat berfungsi dengan baik.

Terakhir, pindahkan seluruh data dan file dari website lama ke VPS baru dan pastikan semuanya berjalan dengan baik. Dengan melakukan migrasi website ke VPS, performa dan keamanan website dapat meningkat sehingga pengalaman pengguna lebih baik dan aman.



#Tag Artikel


Tools SEO + AI GRATISLihat semua →
© Copyright 2024 Alamat Kp.Partel RT/03 RW/09 Cibatu Garut WEST JAVA Indonesia Kode Pos 44185 | WA +6285864523924 jWS: Jawara Speed Jasa Optimasi Pagespeed + SEO Website Indonesia | Privacy Policy | Terms and Conditions | Disclaimer