Konsultasi GRATIS!

Cara Menonaktifkan Website Sementara Di Cpanel

Cara Menonaktifkan Website Sementara Di Cpanel

Langkah-Langkah Menonaktifkan Website Sementara Di Cpanel

Memutar arah bisnis dapat menjadi tugas menakutkan. Kamu dapat berada dalam situasi di mana Kamu ingin menonaktifkan website sementara, sampai Kamu mendapatkan semuanya berjalan lancar lagi. Dengan beberapa langkah mudah, Kamu dapat menonaktifkan website Kamu di Cpanel tanpa khawatir tentang menghilangkan file dan pengaturan yang telah Kamu buat.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus Kamu lakukan.Pertama, Kamu perlu masuk ke Cpanel. Setelah Kamu berhasil masuk ke Cpanel, cari bagian Domain dan klik pada Tombol Parkir. Di halaman Domain Parkir, Kamu akan melihat daftar dari domain Kamu.

Pilih domain Kamu yang ingin Kamu non-aktifkan dan klik tombol Parkir.Kedua, Kamu akan dibawa ke halaman Konfigurasi Parkir. Di halaman ini, Kamu akan melihat opsi untuk mengonfigurasi domain sementara Kamu.

Di bagian atas halaman, Kamu akan melihat opsi “Fresh Resource Record” berdampingan dengan kotak yang berisi beberapa opsi, termasuk opsi untuk “Atur tombol parkir domain.” Pilih opsi ini dan simpan perubahan yang telah Kamu buat.

Ketiga, Kamu akan dibawa ke halaman Parkir Domain yang telah dikonfigurasi. Di sini, Kamu harus mengatur pengalihan. Pada halaman ini, Kamu akan melihat dua ketentuan: “Jika Alihkan Domain” dan “Kalau Tidak Ditujukan".

Pilih opsi “Kalau Tidak Ditujukan” dan klik tombol simpan di bagian bawah halaman.Selesai. Kamu telah berhasil menonaktifkan website sementara dengan mudah di Cpanel. Sewaktu-waktu Kamu dapat menghidupkan kembali website Kamu dengan mengikuti langkah-langkah yang sama.

Login Ke Cpanel

Jadi MudahMemanfaatkan cPanel untuk mengelola dan memantau akun web hosting Kalian kini menjadi lebih mudah. Dengan beberapa klik mouse Kalian dapat dengan mudah mengakses cPanel panel kontrol Kalian.

Cpanel berfungsi sebagai pusat tujuan untuk semua pengaturan dan manajemen akun web hosting Kalian. Mulai dari menambahkan atau mengelola database, membuat email, membuat subdomain, memindahkan domain dan banyak lagi bisa diakomodir melalui cPanel.

Sebelum mulai, pastikan Kalian sudah memiliki cPanel login. Kalian bisa meminta detail login cPanel ke perusahaan hosting Kalian. Setelah memiliki login cPanel, Kalian dapat langsung login ke situs web hosting Kalian dengan cara memasukkan detail login Kalian.

Baca Juga: Cara Hidupkan Domain Website Yang Tidak Di Perpanjang

Untuk login cPanel, kunjungi web hosting Kalian dan masukkan detail login Kalian (usernamenya dan passwordnya). Setelah Kalian memasukkan username dan password, Kalian akan masuk ke dashboard cPanel Kalian.

Dengan begitu, Kalian bisa mulai memanfaatkan cPanel untuk memanipulasi hosting Kalian sesuai kebutuhan Kalian.

Klik Menu Pemeliharaan

Menu Pemeliharaan adalah salah satu fitur yang bermanfaat di Windows. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai tugas pemeliharaan yang berbeda seperti memperbaiki, membersihkan, dan membuat cadangan sistem.

Dengan menggunakan Menu Pemeliharaan, pengguna dapat meningkatkan kinerja sistem Windows mereka dan meminimalkan risiko masalah yang mungkin dimiliki. Menu Pemeliharaan memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai alat pemeliharaan seperti Disk Cleanup, Defragmenter, dan System Restore.

Dengan menggunakan fitur pemeliharaan ini, pengguna dapat membuat sistem mereka lebih cepat, aman, dan responsif. Alat ini mudah digunakan dan tersedia gratis. Dengan demikian, Menu Pemeliharaan adalah alat yang sangat berguna untuk semua pengguna Windows.

Pilih Menu Nonaktifkan Website

Nonaktifkan Website adalah cara mudah untuk melindungi situs web dari pengguna yang tidak dikenal. Dengan mengontek salah satu tombol di panel pengelola situs Kalian, Kalian dapat mengaktifkan layanan nonaktifkan website untuk mereka yang tidak memiliki akses yang sah ke situs Kalian.

Fitur ini bermanfaat untuk menjaga privasi data, melindungi lalu lintas web, dan melindungi dari serangan hacker. Nonaktifkan website juga dapat membantu Kalian menerapkan hukum peraturan privasi web yang lebih ketat.

Oleh karena itu, penting untuk memilih dan memahami pilihan nonaktifkan website Kalian sebelum mengaktifkannya. Dengan fitur ini, Kalian dapat yakin bahwa situs web tetap aman dan privasi data tetap terjaga.

Manfaat Menonaktifkan Website Sementara Di Cpanel

Menonaktifkan website sementara di cPanel merupakan cara yang berguna untuk membuat website tidak dapat diakses oleh pengunjung. Hal ini bermanfaat ketika Kamu ingin melakukan pemeliharaan rutin atau upgrade pada website Kamu tanpa mengganggu proses berbisnis.

Dengan menonaktifkan website sementara, Kamu dapat membuat website tidak dapat diakses tanpa menghapus semua konten yang Kamu miliki secara permanen. Ini bermanfaat bagi bisnis yang ingin memperbaiki website mereka namun tidak ingin menghabiskan waktu untuk melakukannya tertatih-tatih.

Dengan manfaat ini, tujuan website kamu dapat dicapai dengan lebih mudah.

Fokus Pada Hal Yang Lebih Penting

Kebanyakan orang tidak akan ubah masalah saat mereka berusaha memecahkan semua masalah dalam hidup mereka. Namun, ada manfaatnya di saat kita mengalihkan perhatian dari masalah yang belum selesai dan berfokus pada hal yang lebih penting.

Memfokuskan energi kita di situ akan membuka kesempatan untuk memecahkan masalah lain yang terkait dengan masalah utama. Dengan membuat prioritas, kita dapat terfokus pada masalah penting terlebih dahulu sehingga kita dapat menyelesaikan secara efektif.

Selain itu, dapat membantu menghindari menghabiskan energi kita di hal-hal yang tidak penting. Dengan berfokus pada hal-hal yang lebih penting, kita dapat meningkatkan kualitas hidup kita secara keseluruhan.

Menghemat Biaya

Menghemat biaya adalah tujuan utama bagi banyak pemilik usaha, dan terkadang menonaktifkan website sementara adalah keputusan yang disarankan jika Kalian ingin mengurangi biaya. Menonaktifkan website sementara dapat menawarkan Kalian banyak manfaat, termasuk menghemat uang pada hosting, menyimpan konten situs Kalian, dan mempermudah berbagi informasi dengan staf.

Baca Juga: Apa Itu WHM? Apa Perbedaan Antara WHM Dan Cpanel

Dengan Cpanel, menonaktifkan website sementara sangat mudah dilakukan. Cukup masuk ke Cpanel, pilih domain, dan pilih opsi 'Nonaktifkan'. Jika Kalian memiliki lebih dari satu domain, Kalian dapat menonaktifkan seluruh domain dalam beberapa klik saja.

Setelah menonaktifkan website Kalian, Kalian dapat kembali setiap saat dengan mengikuti prosedur yang sama.

Kiat Dan Trik Berhasil Menonaktifkan Website Sementara Di Cpanel

Kebanyakan web hosting memberikan service CPanel bagi pengguna untuk mengelola, meningkatkan fungsi, dan tujuan lainnya. Jika Kamu memiliki website dan Kamu ingin menonaktifkan website Kamu secara sementara, maka CPanel adalah tempat yang tepat untuk melakukannya.

Berikut ini adalah beberapa kiat dan trik yang berguna untuk membantu Kamu menonaktifkan website Kamu sementara melalui CPanel:

  1. 1. Buka CPanel Kamu dan masuk dengan kredensial Kamu.
  2. 2. Pilih “File Manager” dan temukan direktori “public_html”.
  3. 3. Cari file “index” - biasanya tempat dari halaman utama website.
  4. 4. Klik kanan pada file dan ganti namanya dengan “index1” atau nama lain yang Kamu sukai.
  5. 5. Selesai. Opsi ini hanya akan menonaktifkan website Kamu sementara.

Jika Kamu ingin mengaktifkan website Kamu kembali, hanya cari nama file yang Kamu gunakan untuk menggantikan nama “index” dan ganti nama ini dengan index. Kamu juga dapat menggunakan CPanel untuk melihat pengaturan lainnya yang dapat membantu Kamu mengelola website Kamu dengan lebih baik.

Pastikan Disediahkan Akses Kepada Orang Yang Berhak

Menjalankan akses yang disediakan untuk hanya orang yang berhak merupakan keharusan yang tidak boleh diabaikan. Terutama, dalam lingkungan bisnis, kerahasiaan, yang sangat penting untuk beroperasi dengan aman, harus dipelihara.

Orang yang berhak akses informasi hanya dari orang-orang tertentu yang memenuhi syarat tertentu haruslah dipastikan. Ini juga berarti bahwa orang-orang yang tidak berkepentingan harus dilarang melihat data dari sistem ini.

Akses yang tidak sesuai ini, dikenal sebagai akses yang tidak sah, harus dihindari agar sistem tidak rentan. Pastikan dokumen bisnis atau data pribadi lainnya yang disimpan hanya diakses oleh tim yang berhak saja.

Dengan menjalankan pengendalian akses yang ketat dan memastikan hanya orang yang berhak saja yang mendapatkan akses ke sistem informasi strategis dikontrol, bisnis dapat berjalan dengan aman dan aman.

Buatlah Dokumentasi Dan Checklist Pada Saat Menonaktifkan Website

Ketika menonaktifkan sebuah website, ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa proses menonaktifkannya berjalan dengan lancar tanpa masalah. Dengan dokumentasi dan checklist yang tepat, ini akan membantu Kalian menjaga agar semua tugas yang terkait dengan menonaktifkan website Kalian dilakukan secara benar.

Pertama, akan menonaktifkan semua koneksi yang berhubungan dengan website. Ini termasuk pembatasan akses web, menutup pranala ke luar, dan menghapus URL atau domain dari mesin pencari. Ini akan memastikan bahwa website tidak ditemukan atau diakses.

Kedua, lakukan audit pemeliharaan agar semua pembaruan dan instalasi terakhir tersimpan dan dicatat. Jika Kalian tidak melakukannya, Kalian mungkin tidak bisa mengambil keuntungan dari data di akun hosting Kalian setelah menonaktifkan website.

Ketiga, pastikan untuk melakukan backup website Kalian sebelum menonaktifkannya. Ini akan mengurangi risiko kehilangan data penting ketika Kalian memutuskan untuk menghidupkannya kembali. Keempat, jika Kalian memilih untuk menyimpan website Kalian, pastikan untuk memastikannya berjalan dalam mode penyimpanan.

Ini akan memastikan bahawa website tetap aman meskipun banyak fungsi dari website dimatikan.Selain itu, jangan lupa untuk menghapus semua cookie dan data user lain dari server Kalian. Ini akan memastikan keamanan bagi pengguna yang memiliki akses ke website Kalian setelah Kalian memutuskan untuk menonaktifkannya.

Dengan demikian, pastikan untuk membuat dokumentasi dan checklist yang tepat ketika menonaktifkan website sehingga prosesnya bisa berjalan dengan lancar. Hal ini akan memungkinkan Kalian untuk menyimpan semua data yang diperlukan untuk memastikan agar website tetap berada dalam kondisi yang tepat selamanya.

Akhir Kata

Akhir kata, cara menonaktifkan website sementara di cPanel sangat mudah dengan 4 langkah sederhana. Ini berguna bagi Kalian yang ingin menonaktifkan website Kalian untuk sementara waktu.

Mungkin Kamu Membutuhkan Tools Kusus SEO dan Marketing Ini:

!BARU Tools Instant Artikel #Adsense!BARU Tools Riset Keyword PREMIUM!BARU Tools Perang SEO #1 Google!BARU Tools AGP Rewrite Artikel AI Robot!BARU Tools Scrape Data Shopee Gratis!BARU Tools Youtube Jadi ArtikelTools SEO Artikel PilarTools Backlink Building

Selain itu, ini akan memungkinkan Kalian untuk memulihkan semuanya dengan cara yang mudah dan cepat.

Dengan melakukannya pada cPanel, Kalian dapat menonaktifkan halaman tertentu atau seluruh website sesuai kebutuhan Kalian. Selamat mencoba!

Tools SEO + AI GRATISLihat semua →
© Copyright 2024 Alamat Kp.Partel RT/03 RW/09 Cibatu Garut WEST JAVA Indonesia Kode Pos 44185 | WA +6285864523924 jWS: Jawara Speed Jasa Optimasi Pagespeed + SEO Website Indonesia | Privacy Policy | Terms and Conditions | Disclaimer