Konsultasi GRATIS!

Iklan Media Sosial Menurut Para Ahli

Hasil Topik Artikel: Iklan Media Sosial Menurut Para Ahli

IKLAN MEDIA SOSIAL ADALAH CARA YANG EFEKTIF BAGI PERUSAHAAN UNTUK BERKOMUNIKASI DENGAN TARGET PASAR MEREKA.

Ini juga merupakan bidang yang menguntungkan bagi pengiklan.

Namun, banyak perusahaan ragu untuk menggunakan platform periklanan media sosial karena masalah etika yang melingkupinya.

Menurut para ahli, pengiklan memiliki alasan bagus untuk menggunakan strategi periklanan media sosial.

Berikut adalah beberapa poin yang mereka buat untuk mendukung praktik tersebut.

* IKLAN MEDIA SOSIAL MENJADI STRATEGI PEMASARAN UMUM UNTUK SEMUA JENIS PERUSAHAAN.

Ini juga merupakan cara yang bagus bagi perusahaan untuk tetap up-to-date dengan tren saat ini dan keinginan pelanggan.

Iklan media sosial juga memiliki keunggulan relatif murah dan mudah dibandingkan dengan strategi pemasaran lainnya seperti iklan televisi.

Pengiklan menggunakan iklan media sosial untuk mempromosikan produk dan layanan mereka—seperti diskon dan penjualan barang dagangan—serta mendapatkan intelijen pasar tentang kebiasaan membeli konsumen.

Perusahaan menggunakan iklan media sosial untuk mempromosikan produk dan layanan mereka.

Misalnya, Nike baru-baru ini menjalankan beberapa iklan di Facebook yang mempromosikan rilis sepatu barunya.

Iklan ditargetkan pada mereka yang tertarik dengan sepatu Nike dan menerima tingkat keterlibatan yang tinggi dari penggemar halaman perusahaan.

Iklan tersebut juga mendapatkan liputan pers yang luas yang membantu meningkatkan penjualan Nike di antara target pasarnya.

Contoh lain adalah \ Iklan Sloth\ Budweiser, yang mendapat perhatian dunia dengan membuat kuda Budweiser Clydesdale yang bergerak lambat mempermalukan dirinya sendiri dengan menolak minum dengan kuda lain di permainan minum barbershop.

Iklan ini dimaksudkan untuk mempromosikan peminum paling lambat dalam sejarah Budweiser, tetapi ternyata menjadi iklan yang efektif untuk mempromosikan peminum yang lebih lambat di antara target pasarnya karena humornya dan klimaks slapstick yang tak terduga— kuda itu benar-benar memenangkan permainan setelah menolak semua minuman untuk 52 tahun dan menghabiskan birnya sebelum partikelngnya melakukannya (dan tanpa jatuh dari kursi barnya).

Pengiklan menggunakan iklan media sosial untuk mendapatkan intelijen pasar tentang kebiasaan membeli konsumen.

Misalnya, Target baru-baru ini menjalankan serangkaian iklan di Facebook yang menyoroti bagaimana pelanggan dapat dengan mudah membeli barang-barang tertentu melalui belanja online saja tanpa mengganggu rumah mereka atau membuat marah keluarga mereka dengan kejutan pengiriman atau pengemasan selama musim pemberian hadiah— cara cerdas lain yang direncanakan perusahaan ini dapatkan kecerdasan tentang kebiasaan membeli pasar sasarannya dan hasilkan uang dari pengetahuan itu dalam prosesnya!


SELENGKAPNYA TONTON VIDEO INI

#Tag Artikel

  • iklan media sosial menurut para ahli

  • © Copyright 2022 Alamat Kp.Partel RT/03 RW/09 Cibatu Garut WEST JAVA Indonesia | WA +62816997967 jWS: Jawara Speed Jasa Optimasi Pagespeed + SEO Website Indonesia | Privacy Policy | Terms and Conditions | Disclaimer