Konsultasi GRATIS!

Cara Menghindari Plagiarisme Agar Tidak Kena Duplikat

Cara Menghindari Plagiarisme Agar Tidak Kena Duplikat

Hasil Topik Artikel: Cara Menghindari Plagiarisme Agar Tidak Kena Duplikat

Membandingkan karya sastra yang berbeda adalah tugas umum di sekolah dan perguruan tinggi, karena sebagian besar tugas meminta siswa untuk membaca dan menganalisis karya yang ada.

Setiap orang memahami pentingnya mengambil kredit untuk pekerjaan orang lain bila diperlukan.

Namun, beberapa siswa cenderung mengambil jalan pintas dengan menyalin konten orang lain dan menyajikannya sebagai milik mereka.

Meskipun plagiarisme dapat menjadi lucu ketika ditampilkan di web, ini adalah masalah serius yang berdampak negatif pada sektor pendidikan.

* Tanpa memahami tindakan plagiarisme, sulit untuk mengetahui apakah karya Kami disalin dari sumber lain .

Plagiarisme tidak selalu langsung terlihat dengan mata telanjang.

Melihat lebih dalam bagaimana teks yang disalin disajikan dapat membantu Kami menentukan apakah seseorang telah menjiplak karya Kami.

Meskipun kontra-intuitif, menyajikan ide-ide Kami secara terpisah dan objektif dapat membantu Kami menghindari ketahuan menyalin karya orang lain.

Pada dasarnya, mempresentasikan pemikiran Kami dengan cara yang tidak emosional akan memberi tahu Kami jika Kami telah memparafrasekan kata-kata orang lain.

PLAGIARISME TIDAK HANYA BERMORAL BURUK, TETAPI JUGA MERUSAK REPUTASI SESEORANG DAN MEMBATASI PELUANG MEREKA UNTUK MENCIPTAKAN SESUATU YANG SEGAR DAN ORISINAL.

Oleh karena itu, penting bagi siapa pun yang ingin mempublikasikan sesuatu untuk menghindari kebiasaan buruk ini.

Selain mendidik orang tentang cara mengenali plagiarisme, ada beberapa inisiatif internasional yang mencari cara untuk memerangi praktik tidak etis ini.

Menyalin karya orang lain tanpa mengakuinya dapat memiliki konsekuensi yang mengerikan bagi karier seseorang serta reputasi orang itu.

Tidak semua orang menyadari bahwa menyajikan kata-kata orang lain dengan cara yang berwibawa merupakan plagiarisme.

Inilah sebabnya mengapa banyak guru menangkap siswa yang mencoba untuk menganggap pekerjaan orang lain sebagai milik mereka.

Selain menurunkan nilai siswa, guru juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua melalui telepon atau email jika mereka mengetahuinya melalui saluran sekolah.

Plagiarisme menurunkan reputasi seseorang serta mengurangi peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan atau institusi serupa.


SELENGKAPNYA TONTON VIDEO INI
#Tag Artikel

© Copyright 2022 Alamat Kp.Partel RT/03 RW/09 Cibatu Garut WEST JAVA Indonesia | WA +62816997967 jWS: Jawara Speed Jasa Optimasi Pagespeed + SEO Website Indonesia | Privacy Policy | Terms and Conditions | Disclaimer